Sabtu, 02 Juni 2012

Surveilans Diving





Surveilans diving adalah proses pemantaun terhadap para pekerja di bawah laut (penyelam) untuk menjaga ke stabilan dan terhindar dari segala efek negatif dari pekerjaan.
                      
Host                 : Para penyelam, pekerja terowongan bawah laut, pekerja komersial (penyelam)
                          pekerja jembatan, Pekerja tambang bawah laut.
Agent               : Udara hampa di bawah laut

Environment   : di bawah laut, di bawah permukaan air.

Dalam proses berkerja penyelaman di bawah laut terdapat beberapa penyakit yang dapat menggangu para pekerja, yaitu :

1. Compression Sicknes

    Gejala compression sickness
    a. Ear block
        yaitu adanya pembendungan udara di dalam telinga sehingga telinga terasa sakit

    b. Sinus Block
        Pembendungan udara pada bagian hidung

    c. Obdminal Pain

    d. Ruptur membran
        
    e. Ruptur membran thympani
        Pembendungan gendang telinga
    
2. Decompression Sickness
    Decompression sickness terjadi akibat dari kelalaian para penyelam dan sering kali kurang disadari oleh penyelam, penyakit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan bahakan bisa terjadi kematian apabila tidak di  
    tangani secara benar.

  Gejala decompression Sickness
   
   a. Bends 
       Yaitu rasa sakit pada persendian tulang dan otot

   b. Itch
       Yaitu pembendungan udara di bawah kulit

   c. Pembendungan udara pada saluran pernapasan

   d. Staggers
       Pembendungan udara di otak sehingga menggangu saraf pusat
       ciri-ciri :
       - Vertigo (pusing yang luar biasa)
      - Rasa mau muntah
      - Hystagmus

   e. kelumpuhan otot
  
   f. paru-paru mengecil - asfixia ( pernapasan sulit)

  g. Meninggal

Dalam proses penyelaman sangat perlu di perhatikan perlatan-peralatan pengaman dan peralatan pendukung lain nya dan persyaratan penyelaman agar penyeleman terhindar dari efek bahaya.

Yang di larang untuk menyelam :
- Belum dewasa
- Influenza
- Kurang fit
- Makan terkahir kurang dari 2 jam yang lalu.
- pengkonsumsi alkohol
- Kegemukan
- Dehidrasi
- Infeksi telinga luar dan dalam


 Sebelum Proses penyelaman, beberapa pendeteksian dini agar menyelam aman.
persiapan sebelum proses penyelamana :
- Perhatikan angin
- Perhatikan cuaca
- Perhatikan kontra indikasi (org yang tidak boleh menyelam)
- Tekanan compressor
- Buat jadwal

syarat masuk dalam laut/air :
- 13 Meter pertama saat memasuki laur/air di lakukan dengan pelan pelan
- lebih dari 13 meter kebawah permukaan laut lakukan isitirahat 20 detik tiap 10 menit.

Syarat menuju ke permukaan laut/air :
-Setengah kedalaman haru mengikuti kode dari pemantau yang ada di permukaan
-Setengah berikut nya boleh naik secara cepat

Bahaya yang dapat terjadi di bawah laut, antara lain :
- Temperatur dingin ( bekerja sedikit lebih cepat)
- Gangguan makhluk laut
- Arus laut yang dapat berganti (arus berputar)

Tahap Terakhir (pengawasan setelah penyelam naik ke atas)
a. Di awasi selama 12 jam, ini karena :
    - Decompressor Aman (50 %) setelah 30 menit pertama
    - DS persentasi dapat aman (85%) setalah 1 jam
    - Ds Presentasi aman (95%) Setelah 3 jam
    - Ds 100% setelah 12 jam

b. Proses Monitoring penyelam dengan peralatan (chamber) untuk pemeriksaan 
    gelembung udara yang berada di dalam darah.



0 komentar:

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!