Lebih dari 1000 tahun lalu, seorang
lelaki terlahir dengan nama Adam Weishaupt. Mungkin banyak dari kita akan
mengernyitkan kening jika mendengar namanya, namun agakanya tidak jika
disebutkan kata Illuminati. Ya, Weishaupt adalah pendiri Illuminati.
Terlahir dengan
nama Johann Ingolstadt, 6 Februari 1748 – Gotha, 18 November 1830) adalah
seorang Jerman, pendiri Ordo Illuminati. Walaupun dibesarkan di lingkungan
Yesuit, pada akhirnya ia menyimpang dari ajaran ordo tersebut dan pada 1 Mei
1776, dengan bantuan Adolph Freiherr Knigge, ia mendirikan suatu ordo
baru “Order of Perfectibilists” yang
selanjutnya dikenal dengan nama Illuminati.
Ordo ini memiliki
misi untuk menghapuskan semua pemerintahan monarki dan agama. Adam Weishaupt
adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada
abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis,
Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan
strategi brilian dari pemikirannya.
Riwayat singkat
Pada awalnya, dia
adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang
paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia
Iluminati berkembang dengan jaringan yang “menggurita” dikarenakan dukungan
dari keluarga Rothchild. Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh
perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena
keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi-
ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia.
Salah satu ucapan Rothchild yang
terkenal adalah:
“Beri aku
kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan
pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I
don’t care who writes its laws).”
Motto Rothchild
ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota Iluminati untuk tidak
melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu
menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu
Presiden Amerika ke-20, yaitu James Abram Garfield yang juga anggota Iluminati
berkata:
“Barangsiapa
mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai
bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they
would control the nation too).”
Adam Weishaupt
juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas
Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap
dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai
pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan satu
pemerintahan dunia (one world government) yang dipercaya akan menegakkan
martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan
(abolition of all religion, except satanism).
Jabatannya sebagai
pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan
pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan
awal dari terbentuknya ordo Iluminasi. Dikatakan oleh Albert G. Mackey:
“Weishaupt yang
berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang
sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di
Universitas. Ini adalah awal rencana Iluminasi atau ‘penerangan’. (Weishaupt
whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision
of the priest, established opposing party in the university. This is the
beginning of the order of Illuminati or the enlightened).”
[islampos]














0 komentar:
Posting Komentar