![]() |
| (infopalestina) |
Pemerintah
penjajah Israel kemarin Sabtu (14/7) memutuskan untuk membuang (mendepotasi)
tawanan bebas dari Al-Quds, yang merupakan pejuang pembebas Masjid Al-Aqsha.
Pusat
Informasi di Wadi Halwah menyebutkan, polisi Israel memanggil pemuda Palestina
Mishbah Abu Shabih ke Pusat Investigasi Maskobiyah dan menyerahkan surat
keputusan yang menetapkannya melarangnya masuk ke Masjid Al-Aqsha selama empat
bulan setengah, yang merupakan jangka waktu yang sama dia ditahan Israel di
penjara.
Pemerintah
penjajah Israel sendiri menempuh politik pembuangan (deportasi) dari masjid
Al-Aqsha terhadap sejumlah pemuda asli Al-Quds untuk meminimalisir interaksi
mereka dengan masjid suci tersebut dan menakut-nakuti para jamaah di sana.













0 komentar:
Posting Komentar