Senin, 16 Juli 2012

Miris,Baloteli berfoya org tua kandung tetap miskin


Sebagai pemain bintang berbanderol mahal, Mario Balotelli selalu bergaya hidup mewah. Ironisnya, orang tua kandung pemain 21 tahun itu hidup terbelit kemiskinan.

Balotelli lahir dari sepasang imigran asal Ghana yang hijrah ke Italia, Thomas dan Rose Barwuah. Keluarga tersebut hidup terseok-seok setelah kelahiran bayi Mario. Penyakit komplikasi usus yang diderita Mario menyebabkan keluarga ini terpaksa meminta bantuan sosial. Pada 1993, saat Mario berumur 2 tahun, keluarga Barwuah setuju memberikan anak mereka kepada sepasang suami istri Francesco dan Silvia Balotelli.
Kini Mario menjelma menjadi pesepak bola yang bergelimang harta dengan penghasilan 120.000 pound (setara dengan Rp16 miliar) per pekan. Dia gemar minum anggur tua saat berpesta dan dia juga gemar berderma ratusan pound setiap kali ke gereja.
Namun, kemurahan hati Mario tidak untuk ibu kandungnya, yang bekerja sebagai cleaning service sebuah kantor yang berjarak beberapa mil saja dari rumah mewah seharga 3 juta pound milik anaknya.

Saat penyerang Manchester City itu duduk di kursi mobil mewah Bentley Continental seharga 120.000 poundsterling, sang ibunda, Rose Barwuah terpaksa harus puas berdesak-desakan di bus kota.
Lima kali seminggu, dia terpaksa menumpang bus tersebut untuk melakukan pekerjaan di sebuah penyewaan mobil di Cheadle, dekat Manchester, dengan upah minimum 6,08 pound per jam.
Bersama keluarganya, Rose terpaksa harus tingal di sebuah kontrakan sederhana. Sedikit lebih baik ketimbang saat dia memberikan anaknya untuk diadopsi, 19 tahun lalu, yang hanya bisa menghuni falt sempit di Brescia, Italia.
Perempuan yang kini berusia 46 tahun itu, memang sengaja pindah ke dekat Manchester, saat Natal tahun lalu, agar selalu bisa dekat dengan anaknya yang terkenal sangat eksentrik.
"Ketika dia datang dari Italia dengan Putrinya, Rose mengaktakan hanya ingin dekat dengan putranya, bukan karena ingin menikmati kekayaan dan kemewahan yang dinikmatinya sekarang," ujar seorang sumber kepada Daily Mail.
"Kata-katanya itu tak bohong, dia (Rose) hidup sederhana dan bekerja keras. Sebelumnya di bekerja di pasar, jadi dia cukup tangguh.
"Mario tinggal tak jauh di Alderley Edge, tapi dunia mereka terpisah sangat jauh terbatasi oleh gaya hidupnya," kata sumber itu.
Sumber itu kemudian menambahkan, "Ibunya tampak rendah hati, dia tak mau Mario tertekan, karena dia tinggal di Inggris. Dia hanya ingin kembali menjalin hubungan dengan anaknya sebagaimana diinginkan setiap ibu."
Balotelli memang pernah mengunjungi ibunya beberapa kali di rumahnya yang kecil, sementara mobil Bentley putih mewah miliknya terparkir di luar.
Rose mengaku, dia dan suaminya Thomas, terpaksa menyerahkan anaknya untuk diadopis saat berumur dua tahun karena penyakit radang usus yang diderita Balotelli saat kecil. Terutama karena tempat tinggal mereka yang sempit saat itu.
Dahulu, ibunya sendiri yang memberikan Mario untuk diadopsi, kini dia harus berusaha keras mengembalikan pengakuan dari anaknya.
Baru-baru ini Rose sempat berucap, "Mario memang pernah berkunjung dan melihat saya beberapa kali. Tapi kami tidak bisa saling menatap sepanjang waktu, dia punya hidupnya sendiri, dan aku juga punya hidupku sendiri.
[ Inilah.com]

0 komentar:

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!