KIPASBIS.com - Yayasan Wakaf Al-Aqsha menyatakan, Israel lewat otoritas arkeoliginya dan Asosiasi Pemukiman Elad, baru-baru ini mulai melakukan penggalian secara luas di kawasan Istana Umawiyah Selatan Al-Aqsha, tepatnya di sudut Timur-Selatan.
Dalam keterangan persnya, Kamis (30/8) Yayasan menyebutkan, saat melakukan kunjungan lapangan Kamis ini, terlihat puluhan penggalian dilakukan pihak Israel di kawasan Istana Umawiyah, di bagian lantai dan dinding, dan mengosongkan kawasan dari tanah dan bebatuan yang ditaruh di karung-karung pelastik, kemudian diangkut ke suatu tempat, seperti diceritakan oleh saksi mata.
Yayasan menambahkan, kawasan ditutup dengan penghalang dan dilarang masuk kecuali yang berkepentingan. Juga dibangun tangga kayu untuk melakukan perpindahan di antara ruang penggalian. Di kawasan ini terlihat para arsitektur yang sedang melakukan kerja arsitek terkait penggalian ini.
Menurut informasi yang didapat yayasan Al-Aqsha, Israel berupaya merobohkan sisa-sisa bangunan Istana Umawiyah dan mengalihkannya menjadi rangka kuil dan menganggapnya sebagai bagian dari taman taurat yang berada di sekitara Masjidil Aqsha. Israel juga berupaya menguasai pekuburan Bab Rahmah. Penggalian dilakukan sangat dekat dengan sudut Timur Masjidil Aqsha, serta pekuburan Rahmah. Sebelumnya Israel telah merencanakan menyita pekuburan ini untuk dialihkan menjadi taman taurat. Dalam rencana ini Israel melarang kaum muslimin menguburkan jenazah di bagian Timur-Selatan dari pekuburan Rahmah.














0 komentar:
Posting Komentar