Rabu, 22 Agustus 2012

saat Kita berlebaran, 4450 warga palestina di sekap oleh Israel

KIPASBIS.com - Sementara sebagian besar umat Islam menyuarakan takbir dengan kegembiraan tak terkira di hari Idul Fitri, ternyata ada umat Islam yang justru tengah mendapat siksaan di hari kemenangan tersebut. Apalagi kalau bukan warga Palestina oleh Israel.


Dilaporkan masih ada 4450 warga Palestina yang saat ini disekap penjajah Israel di 17 penjara, pusat-pusat penahanan dan interogasi, menurut seorang peneliti, Abdul-Nasser Farawna.

Sebagaimana dilaporkan Maan News, termasuk di antara para tawanan itu adalah 220 anak dan remaja di bawah umur yang ditangkap sering kali tanpa alasan. Mereka sering diperlakukan dan disiksa dengan siksaan yang tak kalah berat dibandingkan yang dialami para tawanan Palestina dewasa.

Secara umum, setiap harinya, pasukan tentara dan polisi penjajah itu melakukan penyerangan dan penggerebekan ke berbagai kawasan Palestina dan menangkap setidaknya 10 orang warga Palestina.

Pada saat ini, ada 250 orang tahanan administratif yang dipenjara tanpa alasan dan tuduhan apa pun, tanpa ada kesempatan pengadilan apa pun, tanpa batas waktu. Ada enam orang wanita Palestina yang juga ditahan, termasuk Lina Al-Jarbouni yang sudah dipenjarakan tanpa alasan selama lebih dari 10 tahun.

Pada saat yang bersamaan, sampai saat ini Israel masih menawan 17 orang anggota parlemen Palestina—yang semuanya dipilih melalui pemilu—dan tiga orang mantan menteri.

Selain itu, ada lusinan tawanan dari berbagai negara lainnya termasuk Yordania, Suriah dan Mesir yang juga masih disekap Israel di penjara-penjaranya.

Sebanyak 82 persen dari seluruh tawanan itu berasal dari Tepi Barat, sisanya dari Gaza dan kawasan Baytul Maqdis dan kawasan 1948.

Sebanyak 537 orang di antara semua tawanan itu dijatuhi hukuman setidaknya satu kali seumur hidup.
Ada 113 orang tawanan yang sudah dipenjarakan sejak sebelum pembentukan Otoritas Palestina pada 1994. Termasuk diantara mereka adalah 85 orang yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. 

Sebanyak 22 orang di antara mereka sudah mendekam selama lebih dari 25 tahun di penjara, termasuk Karim Yunis dari desa Ar’ara yang ditangkap pada bulan Januari 1983.

Sampai sekarang, ribuan orang saudara kita di Palestina itu masih tetap dilarang dikunjungi keluarga-keluarga mereka selama bertahun-tahun.

islampos

0 komentar:

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!