Tampilkan postingan dengan label Muallaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muallaf. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2012

Berniat menghancurkan Islam ,Ibrahim Killington berujung memeluk Islam

KIPASBIS | Ibrahim Killington, semula ingin bergabung dalam tentara untuk melawan Islam, tapi kemudian hatinya terpaut oleh Al Quran dan Islam !
Ibrahim Killington.
Berikut ini adalah kisah seorang mualaf asal Inggris. Berawal dari keinginan untuk mengkaji paganisme dan "bahkan" berniat bergabung dalam tentara untuk melawan Islam, namun akhirnya bisa menemukan cahaya dan hidayah Islam,
berikut kisahnya:

-------

My name is Ibrahim Killington.

Sebelum saya menuju Islam, hidup saya benar-benar terfokus pada minuman (mabuk-mabukan), obat-obatan (ganja,narkotik,ekstasy), dan bersenang-senang semata.

Seluruh tujuan hidup saya hanya untuk bersenang-senang, tertawa, dan tidak ada yang dilakukan lagi selain bersenang-senang, mungkin sampai mati, dan berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan yang sama, dan tentunya itu tidak membuat diri menjadi semakin lebih baik.

Pengalaman pertama saya mengenal Islam adalah pada saat terjadi serangan 9/11 . (Saksikan juga video kami pada bagian video, -Salah satu video terbaik- memberikan bukti, "Konspirasi Tragedi WTC dan bukti dilakukan "orang dalam" sendiri).

 link :
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=tHY9zGS4_ko

Saya ingat saya masih sangat muda pada waktu itu, saya tidak sepenuhnya menyadari apa yang sedang terjadi. Bahkan, saya berlari ke teman-teman saya setelah melihat laporan berita itu, dan saya mengatakan kepada mereka bahwa "Turis" (salah pengucapan=orang yang melancong/berliburan kesuatu tempat) telah menyatakan perang terhadap Amerika.. karena saya belum pernah mendengar tentang teroris sebelumnya.

Dan ketika perang itu berlangsung, saya melihat semakin banyak informasi tentang perang di Afghanistan, saya mulai memahami bahwa orang-orang "yang diperangi ini" adalah Muslim. Kaum Muslim melakukan kekejaman mengerikan di seluruh dunia, begitu katanya yang terus di "bombardment" (=bertubi-tubi) di gencarkan oleh media-media. Saya mulai sangat membenci muslim. bahkan saya mencoba untuk bergabung dengan tentara sebayak tiga kali dengan maksud agar bisa pergi ke sana (Afghanistan), dan membunuh banyak muslim yang saya bisa, sebagai bagian demi membela negara serta melindungi dan memberi rasa aman untuk keluarga saya. Saya pikir pada waktu itu mereka adalah kejahatan besar dunia.

Menemukan Islam

Saya selanjutnya mulai mendengar lebih banyak tentang Islam, terakhir kali saya melamar tentara, saya datang ke stasiun radio, pada waktu itu saya mendengarkan radio yang membeberkan tentang teori konspirasi, dan sejenisnya. Stasiun radio itu membicarakan tentang suatu perang melawan teror dan tentang kehidupan Nabi Muhammad (shollallahu alaihi wa sallam).

Ini sangat tidak masuk akal bagi saya, bagaimana orang-orang itu "percaya" dan "mengikuti" Nabi ini, setelah semua macam saya dengar perihal "evil things" (hal-hal jahat) yang "mereka katakan" tentang dia. Jadi, saya mulai mempertanyakan apa yang diyakini Muslim pada waktu itu, dan 'ketika itupun' saya sedang tertarik untuk mengetahui hal-hal keagamaan..

Pada saat saya sedang mencari Norse Mythology,(kepercayaan terhadap mitos,legenda dan kekuatan supranatural), and Paganism (penyembahan terhadap berhala), Salah satu teman saya mengatakan kepada saya sebelum saya memutuskan mengkaji paganisme ada baiknya saya melihat-lihat ajaran spiritual yang lain.

Oleh sebab itu, menjadi terfikir buat saya untuk mencari informasi tentang Muslim di Internet. Saya pikir salah satu muslim pertama yang saya lihat di Internet adalah Baba Ali (muallaf, pembuat film-film keislaman yang ditanyangkan dalam "Islam channel" Inggris).

Dia mematahkan stereotip tentang Muslim untuk saya. Saya terkejut bahwa orang ini lucu (tidak berdarah dingin) dan pembawaannya tenang. Dia tidak seperti apa yang "mereka" tuduhkan perihal muslim dari apa yang pernah saya dengar.

Untuk memenuhi kehausan saya akan Islam, saya memutuskan untuk meminjam Al-Quran dari tempat saya kuliah (kampus). Ketika saya memegangnya, saya pikir ini adalah "Buku Pegangan teroris," dalam gemgaman saya, dan saya khawatir bahwa agen MI5 (Agen rahasia Inggris) akan datang untuk menahan saya. Saya memutuskan untuk cepat-cepat keluar dari perpustakaan dan membawa pulang Al-Quran yang saya pinjam.

Tapi begitu mulai saya membaca Al-Quran (terjemah), "..it hit me immediately" , itu menghantam saya,.. dan saya tidak dapat menghentikan untuk tidak membacanya; itu benar-benar menghunjam jauh kedalam hati saya.; Saat saya membaca surat-surat yang ada di Al Quran, Saya tak sengaja membaca tentang orang-orang di neraka yang keadaannya meminum air mendidih sehingga membakar tenggorokan mereka. Membaca ini, hati saya bergetar, seakan-akan saya bisa merasakan tenggorokan saya terbakar, dan saya bisa merasakan bagaimana sebenarnya hal ini, sehingga saya memutuskan saya harus berubah.

Dalam upaya untuk berubah, hal pertama yang saya lakukan adalah saya pergi ke masjid, saya menghabiskan sepanjang hari di sana dengan membaca. Bahkan ibu saya menelepon di malam hari dan bertanya di mana saya berada sepanjang hari. Saya katakan "Saya sedang berada di masjid !..."

Dengan terkejut Ibu saya mengatakan, "Tidak, kamu tidak bisa di Masjid, kamu seorang Kristen. Kristen tidak pergi ke masjid."

Ibu saya sangat terkejut dan sangat yakin bahwa saya akan menyusuri jalan yang buruk.

Itu reaksi ibu saya yang wajar,(mengingat gencarnya media dalam melakukan stereotip negatif tentang islam "war on terror"). namun setelah beberapa waktu, dia mulai dapat menerimanya. Dia banyak menangis. Saya tidak terlalu yakin mengapa dia menangis, saya pikir dia merasa saya menolak semua yang diajarinya ke saya selama ini.

Banyak orang mengatakan bahwa ketika mereka menemukan Islam, seolah-olah mereka sudah pulang kerumah aslinya. Dan itulah perasaan yang saya dapatkan. Saya di masa lalu bukanlah saya yang sesungguhnya, saat itu bukanlah diri saya yang sebenarnya. Dan inilah sekarang diri saya sebenarnya.! Saya menjadi diri yang lebih baik setelah saya masuk Islam.

Dan saran saya bagi orang lainnya (non muslim) yang berfikir/meragukan Islam, Janganlah mencari hanya di internet untuk mengetahuinya, tapi datangilah ke masjid dan berbicara dengan orang yang memiliki pengetahuan tentang hal itu. karena terdapat banyak propaganda dan fitnah-fitnah dari situs-situs anti Islam yang tidak benar. dan jika anda tidak tahu apa-apa tentang Islam. Anda akan kesulitan untuk menilai mana yang benar dan mana yang kebohongan. Jadi jauh lebih baik untuk berbicara dengan seseorang yang paham dan berilmu.

Dan jangan takut dengan apa yang akan dipikirkan keluarga Anda; banyak orang bahkan saya sendiri pada mulanya khawatir tentang apa yang akan orang tua saya pikirkan, namun setelah masuk Islam. justru saya berharap yang terbaik bagi kedua orang tua. bahwa mereka akan mengikuti jejak saya untuk segera memeluk Islam.[global muslim]

Kamis, 30 Agustus 2012

Ungkap fakta tentang wudhu,ahli Neurolgy ini masuk Islam

KIPASBIS.com - Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu. Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan tentang wudhu yang setiap hari di lakukan oleh umat muslim yang beriman sebelum menghadap Allah S.W.T.
Dalam ungkapan nya Prof werner mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada dalam jangkauan wudhu yang di lakukan umat Islam, yaitu di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf (neuro) tersebut merupakan pusat yang sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini prof werner menemukan hikmah yang sangat luar biasa dibalik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudlu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan, ini dikarnakan besarnya manfaat berwudhu.
Dengan senantiasa membasuh dengan air segar  setiap hari pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya. Hal luar biasa pada akhirnya Leopold memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.begitu ia sangat kagu.m dengan Islam dan segala hal yang di anjurkan oleh Allah S.W.T
Ulama Fikih juga menjelaskan hikmah wudhu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudlu, seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing termasuk kotoran atau debu. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus dibasuh agar tetap bersih sekaligus terhindar dari debu dan kotoran yang menempel.
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudlu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudlu memang daerah yang paling sering berdosa. Kita tidak tahu apa yang pernah diraba, dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka.[sabili|kipasbis]

Kamis, 23 Agustus 2012

Maurice Bucaille, Masuk Islam setelah meneliti mumi Fir'aun

KIPASBIS.com - Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah.

Mumi itu pun dibawa ke ruang khusus di Pusat Purbakala Prancis, yang selanjutnya dilakukan penelitian sekaligus mengungkap rahasia di baliknya oleh para ilmuan terkemuka dan para pakar dokter bedah dan otopsi di Prancis. Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof Dr Maurice Bucaille.
Bucaille adalah ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Ia dilahirkan di Pont-L’Eveque, Prancis, pada 19 Juli 1920. Bucaille memulai kariernya di bidang kedokteran pada 1945 sebagai ahli gastroenterology. Dan, pada 1973, ia ditunjuk menjadi dokter keluarga oleh Raja Faisal dari Arab Saudi.
Maurice Bucaille
Tidak hanya anggota keluarga Raja Faisal yang menjadi pasiennya. Anggota keluarga Presiden Mesir kala itu, Anwar Sadat, diketahui juga termasuk dalam daftar pasien yang pernah menggunakan jasanya.
Namanya mulai terkenal ketika ia menulis buku tentang Bibel, Alquran, dan ilmu pengetahuan modern atau judul aslinya dalam bahasa Prancis yaitu La Bible, le Coran et la Science di tahun 1976.
Ketertarikan Bucaille terhadap Islam mulai muncul ketika secara intens dia mendalami kajian biologi dan hubungannya dengan beberapa doktrin agama. Karenanya, ketika datang kesempatan kepada Bucaille untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun, ia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menguak misteri di balik penyebab kematian sang raja Mesir kuno tersebut.
Ternyata, hasil akhir yang ia peroleh sangat mengejutkan! Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet.
Penemuan tersebut masih menyisakan sebuah pertanyaan dalam kepala sang profesor. Bagaimana jasad tersebut bisa lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal dia dikeluarkan dari laut?
Prof. Bucaille lantas menyiapkan laporan akhir tentang sesuatu yang diyakininya sebagai penemuan baru, yaitu tentang penyelamatan mayat Firaun dari laut dan pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern, dengan judul aslinya, Les momies des Pharaons et la midecine. Berkat buku ini, dia menerima penghargaan Le prix Diane-Potier-Boes (penghargaan dalam sejarah) dari Academie Frantaise dan Prix General (Penghargaan umum) dari Academie Nationale de Medicine, Prancis.
Terkait dengan laporan akhir yang disusunnya, salah seorang di antara rekannya membisikkan sesuatu di telinganya seraya berkata: ”Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang tenggelamnya mumi ini”. Bucaille awalnya mengingkari kabar ini dengan keras sekaligus menganggapnya mustahil.
Menurutnya, pengungkapan rahasia seperti ini tidak mungkin diketahui kecuali dengan perkembangan ilmu modern, melalui peralatan canggih yang mutakhir dan akurat.
Hingga salah seorang di antara mereka berkata bahwa Alquran yang diyakini umat Islam telah meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian diselamatkannya mayatnya.
Ungkapan itu makin membingungkan Bucaille. Lalu, dia mulai berpikir dan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, sementara Alquran telah ada ribuan tahun sebelumnya.
Ia duduk semalaman memandang mayat Firaun dan terus memikirkan hal tersebut. Ucapan rekannya masih terngiang-ngiang dibenaknya, bahwa Alquran–kitab suci umat Islam–telah membicarakan kisah Firaun yang jasadnya diselamatkan dari kehancuran sejak ribuan tahun lalu.
Sementara itu, dalam kitab suci agama lain, hanya membicarakan tenggelamnya Firaun di tengah lautan saat mengejar Musa, dan tidak membicarakan tentang mayat Firaun. Bucaille pun makin bingung dan terus memikirkan hal itu.
Ia berkata pada dirinya sendiri. ”Apakah masuk akal mumi di depanku ini adalah Firaun yang akan menangkap Musa? Apakah masuk akal, Muhammad mengetahui hal itu, padahal kejadiannya ada sebelum Alquran diturunkan?”
Prof Bucaille tidak bisa tidur, dia meminta untuk didatangkan Kitab Taurat (Perjanjian Lama). Diapun membaca Taurat yang menceritakan: ”Airpun kembali (seperti semula), menutupi kereta, pasukan berkuda, dan seluruh tentara Firaun yang masuk ke dalam laut di belakang mereka, tidak tertinggal satu pun di antara mereka”.
Kemudian dia membandingkan dengan Injil. Ternyata, Injil juga tidak membicarakan tentang diselamatkannya jasad Firaun dan masih tetap utuh. Karena itu, ia semakin bingung.
Berikrar Islam
Setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Akan tetapi, tidak ada keputusan yang mengembirakannya, tidak ada pikiran yang membuatnya tenang semenjak ia mendapatkan temuan dan kabar dari rekannya tersebut, yakni kabar bahwa kaum Muslimin telah saling menceritakan tentang penyelamatan mayat tersebut. Dia pun memutuskan untuk menemui sejumlah ilmuwan otopsi dari kaum Muslimin.
Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa, perbuatan yang dilakukan Firaun, dan pengejarannya pada Musa hingga dia tenggelam dan bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut.
Maka, berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut seraya membuka mushaf Alquran dan membacakan untuk Bucaille firman Allah SWT yang artinya: ”Maka pada hari ini kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS Yunus: 92).
Ayat ini sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan bahwa ayat Alquran tersebut masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Hatinya bergetar, dan getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya menyeru dengan lantang: ”Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan Alquran ini”.
Ia pun kembali ke Prancis dengan wajah baru, berbeda dengan wajah pada saat dia pergi dulu. Sejak memeluk Islam, ia menghabiskan waktunya untuk meneliti tingkat kesesuaian hakikat ilmiah dan penemuan-penemuan modern dengan Alquran, serta mencari satu pertentangan ilmiah yang dibicarakan Alquran.
Semua hasil penelitiannya tersebut kemudian ia bukukan dengan judul Bibel, Alquran dan Ilmu Pengetahuan Modern, judul asli dalam bahasa Prancis, La Bible, le Coran et la Science. Buku yang dirilis tahun 1976 ini menjadi best-seller internasional (laris) di dunia Muslim dan telah diterjemahkan ke hampir semua bahasa utama umat Muslim di dunia.
Karyanya ini menerangkan bahwa Alquran sangat konsisten dengan ilmu pengetahuan dan sains, sedangkan Al-Kitab atau Bibel tidak demikian. Bucaille dalam bukunya mengkritik Bibel yang ia anggap tidak konsisten dan penurunannya diragukan.
kisahmuallaf

Senin, 13 Agustus 2012

Demitri Bolykov, Ahli fisika ini masuk Islam karna penelitian nya

KIPASBIS.com Demitri Bolykov, seorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorong Demitri Bolyakov masuk Islam?


Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.
Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sampel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.
Akan tetapi Demitri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.
Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sampel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.
Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.

Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun.
Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat.
Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian.
Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam.
Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima tobatnya.''
 [republika]

Jumat, 03 Agustus 2012

25 wanita Filipina nyatakan keimanan terhadap Islam

Sebanyak 25 wanita asal Filipina secara bersamaan menyataakan keimanannya terhadap Islam. Mereka mengucpkan dua kalimat syahadat dalam acara Ramadan Forum ke-11 yang diselenggarakan Departemen Pariwisata Uni Emirat Arab di Dubai. 
Muslimah

Laman The Gulf Daily, Sabtu (4/8) melansir, pernyataan keimanan wanita-wanita asal Filipina itu setelah mereka mendengarkan ceramah dari Omar Bnalbr. Ceramah bertema 'Jalan Keselamatan' itu mampu menggerakkan hati para audiens yang hadir dalam forum. 
Ini adalah kali ketiga Bnalbr memberikan ceramah dalam forum tahunan itu. Ceramah-ceramah Bnalbr terkenal sangat inspiratif dan seringkali menarik puluhan hingga ratusan orang untuk memeluk Islam. 
Pada dua kesempatan sebelumnya, jumlah jamaah yang terinsipirasi dan memeluk Islam bahkan lebih banyak. Pada ceramahnya pada forum 2010, 125 langsung menyatakan masuk Islam. Sementara pada tahun 2011, ceramahnya menginspirasi 127 orang menjadi mualaf.
(republika)

Neelain Muhammad, ajarkan Islam di Gereja

Setelah menjadi Muslim dan berkeluarga, Neelain Muhammad berkunjung ke rumah orangtuanya di Georgia, Amerika Serikat.  Istri dan anak perempuannya juga ikut berlibur. Putri Neelain yang bernama Jasmin akrab bermain bersama sepupunya.




Ketika bermain mereka beragumen tentang Tuhan. ‘’Yesus adalah Tuhan,’’ ujar salah seorang sepupu Jasmin.

‘’Bukan, dia bukan Tuhan. Allah adalah Tuhan, satu-satunya Tuhan,’’ sanggah Jasmin.

Mereka memperdebatkan hal itu dengan saling beradu argumen. Bahkan sampai di meja makan. "Siapakah Tuhan yang sebenarnya, Ayah? Yesus atau Allah? Aku mengatakan kepada mereka (sepupu-sepupu) Allah adalah Tuhan,’’ ungkap Jasmin.

Mendengar hal tersebut, istri Neelan menyikut suaminya agar tidak merusak suasana di meja makan. Maklum saja,  sebagian besar keluarga Neelain adalah penganut Katolik yang taat. Untuk memuaskan hati anaknya,  Neelain hanya berkata singkat, "Ya, Allah lah Tuhan."
Ayah Neelain yang juga berada di ruang makan itu merasa kecewa. Ia merasa Neelain telah mengajarkan sesuatu yang salah dan menyimpang dari ajaran Kristen kepada cucunya, meskipun ia tahu Neelain telah memeluk Islam.

                                                              ***
Keesokan harinya,  ayah Neelain mengajar  kelas minggu di gereja. Neelain ingin sekali datang ke gereja dan mengikuti kelas tersebut. Namun kedua orangtuanya tidak mengundangnya ke sana,  karena ia memakai gamis dan peci. Ibu Neelain menyuruhnya agar ganti pakaian terlebih dahulu,  bila  ingin datang ke gereja, namun Neelain menolak. 
Akhirnya kedua orangtua Neelain meninggalkannya dan ia berangkat sendirian. Gereja tempat ayahnya bekerja terletak tidak jauh dari rumah orangtua Neelain. Ia pergi ke sana sendirian. Ketika ia membuka pintu gereja, seluruh mata di dalamnya memandang kedatangan Neelain. Terlebih lagi, pada pakaian yang dikenakannya. 
‘’Bagi mereka pakaian tersebut terlihat lucu,’’ ujar Neelain.

Seorang wanita yang juga mengajar kelas minggu mengajaknya masuk dan ikut dalam satu kelompok besar. Ayahnya mengajar di kelompok lain. Ketika itu mereka mendiskusikan tentang Nabi Musa.

Seorang pria meminta dia untuk mendekatinya. Pria itu berusia sekitar 60-70 tahun. Pria itu sangat terkesan dengan jawaban dan penjelasan Neelain tentang Nabi Musa. 

‘’Dari mana Anda mempelajari semua itu?’’ Tanya pria tua itu.

''Saya mempelajarinya dari Alquran,'' jawab Neelain.
 
Lalu pria itu mengajaknya menjadi pembicara di gereja pada hari itu. Setelah menjadi pembicara, ia pulang ke rumah. Kedua orangtuanya telah dulu pulang. Ia tidak menyangka sambutan yang diberikan keluarganya akan begitu meriah. Mereka bertepuk tangan dan memberikan selamat kepada Neelain. Sang ibu memeluknya dan ayahnya mengaku bangga.
                                                                         ***
Sejak saat itu,  ia berusaha mengajarkan tauhid kepada ayahnya. Perlahan-lahan ayahnya pun mulai menerima konsep satu Tuhan sebelum ajal menjemput. Namun ketika Neeilan memberitahu tentang Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, sang ayah menolak hal tersebut.

Setelah ayahnya meninggal, ia berusaha mengajarkan hal itu kepada ibunya. 

''Saya berusaha sekeras mungkin untuk mengajarkan konsep ini kepada ibu saya. Semoga ia dapat memahaminya.''

(republika)

Rabu, 01 Agustus 2012

Cita cita jadi pastur dan anti Islam, Daniel Strech akhirnya masuk Islam

Daniel Streich, anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang Muslim.

Strech/salam-online
Situs islamicbulettin.com melaporkan Streich penganut kristen taat. Dia dibesarkan dengan ajaran Kristiani dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi pastur. Namun ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu terjun langsung menjadi anggota partai ternama di Swiss.

SVP bukan partai sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekia, ilmuwan, pelajar, dan pegiat bukan dari kalangan Muslim. Partai ini menjadi penentang nomor wahid penyebaran Islam di Swiss. Dan Streich adalah sosok yang paling vokal menyerukan penutupan masjid di seantero Negeri Cokelat ini.

Daniel Streich, anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang Muslim.

(salam-online)

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!