Kamis, 30 Agustus 2012

Ungkap fakta tentang wudhu,ahli Neurolgy ini masuk Islam

KIPASBIS.com - Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu. Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan tentang wudhu yang setiap hari di lakukan oleh umat muslim yang beriman sebelum menghadap Allah S.W.T.

Dalam ungkapan nya Prof werner mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada dalam jangkauan wudhu yang di lakukan umat Islam, yaitu di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf (neuro) tersebut merupakan pusat yang sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini prof werner menemukan hikmah yang sangat luar biasa dibalik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudlu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan, ini dikarnakan besarnya manfaat berwudhu.
Dengan senantiasa membasuh dengan air segar  setiap hari pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya. Hal luar biasa pada akhirnya Leopold memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.begitu ia sangat kagu.m dengan Islam dan segala hal yang di anjurkan oleh Allah S.W.T
Ulama Fikih juga menjelaskan hikmah wudhu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudlu, seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing termasuk kotoran atau debu. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus dibasuh agar tetap bersih sekaligus terhindar dari debu dan kotoran yang menempel.
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudlu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudlu memang daerah yang paling sering berdosa. Kita tidak tahu apa yang pernah diraba, dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka.[sabili|kipasbis]

0 komentar:

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!