Senin, 04 Juni 2012

Iso lingkungan ( energi )




E N E R G I

A.       Pendahulan
Perkembangan zaman dan kemampuan berfikir manusia dalam menciptkan tekhnologi memungkinkan kehidupan manusia bisa menjadi lebih baik, mudah, dan nyaman. Keberadaan alat seperti TV, kulkas, mobil, computer, listrik dan lain sebagainya, disamping kemudahan yang di dapatkan juga akan berakibat negative terhadap lingkungan dan juga manusia sendiri di akibatkan penggunaan yang berlebihan dan juga dapat meningkatkan kebutuhan energy untuk seumber daya tekhnologi tersebut.

Seiring dengan perkembangan zaman, disamping itu perkembangan industry juga tumbuh pesat di sekitar lingkungan manusia, akibat dari perkembangan industri yang semakin pesat maka semakin banyak energy yg di butuhkan untuk menunjang perkembangan dari industry tersebut dan juga limbah yang di hasilkan.

Sejak awal tahun 1960-an, dunia industri mulai peduli pada masalah lingkungan Kondisi ini semakin meningkat seiring merebaknya persoalan lingkungan yang cukup signifikan menarik perhatian dunia internasional seperti pemanasan global ataupun perubahan iklim. Kesepakatan-kesepakatan internasional antar Negara dibuat dengan tujuan “memperbaiki” persoalan-persoalan lingkungan tersebut

Lingkungan industri, saat ini juga mulai menggalakkan perlunya environmental friendly bagi rantai pasoknya. Beberapa contoh dapat diketengahkan di antaranya, Epson Industry Indonesia menerapkan kebijakan “Green Purchase” yang memaksa para pemasoknya untuk memiliki sistem manajemen lingkungan yang baik. Astra International mengembangkan “Astra Green Company” untuk memastikan anak-anak perusahaannya memiliki sistem manajemen lingkungan yang efektif. Kebijakan yang sama pun diterapkan pada perusahaan-perusahaan lainnya.

            Menyikapi kondisi di atas, sebagai bagian untuk memenuhi tuntutan keamanan lingkungan dan sekaligus sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, perusahaan-perusahaan perlu mengembangkan dan mengelola system manajemen lingkungan. Sistem manajemen lingkungan merupakan bagian dari sistem manajemen organisasi yang digunakan untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan mengenai lingkungan dan juga sebagai panduan bagi organisasi dalam mengelola aspek lingkungannya.

B. Permasalahan

            Di Indonesia Kebutuhan energy yang paling banyak di butuhkan adalah di sektor  industry, hasil statistik memaparkan bahwa bidang industry membutuhkan 40% total konsumsi energy, transportasi 30%, sector rumah tangga 20% dan sector komersial 10%. Ini menjelaskan bahwa perlu perhatian khusus untuk menangani pemborosan energy yg di lakukan oleh industry. Walaupun efisiensi energi pada sektor industri terus mengalami perkembangan dan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih terdapat banyak potensi pemborosan energi yang dilakukan. Industri menggunakan  energi dalam jumlah besar baik untuk unit proses seperti pengolahan,  manufaktur, pengemasan maupun untuk unit utilitas pendukungnya.

Jenis energi yang digunakan pada umumnya adalah energi fosil seperti minyak bumi, gas dan batu bara. Karena jenis dan tipe industri sangat beragam, maka efisiensi energi sangat bergantung pada peralatan dan teknologi yang digunakan untuk proses produksi tersebut, dapat di katakana bahwa sector industri sangat berpengaruh besar untuk kerusakan lingkungan dan juga penggunaan sumber daya alam secara berlebihan.

Semakin hari sector industry semakin banyak berkembang secara pesat, namun di balik perkembangan industri yang semakin banyak terjadi kendala akibat sumber daya (energy) yang terus berkurang. Secara umum pemborosan energi banyak di lakukan oleh manusia sekitar 80% sedangkan 20% nya adalah factor dari peralatan

Beberapa factor yang dapat mempengaruhi lingkungan akibat penyalahgunaan energy dan management yg salah.

1.   Pemborosan Energy Listrik (factor manusia)
  Pemborosan energy listrik yang di lakukan oleh industry, terutama industry besar yaitu sperti penggunaan AC yang berlebihan, dan juga menggunakan bahan elektronik secara berlebihan, hal ini mengakibatkan kebutuhan energy semakin meningkat di bandingkan dengan ketersedian energy (sumber daya) di bumi yang semakin menurun

2.   Pembuangan bahan sisa (limbah)
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi (sampah) yang kehadiran nya pada suatu tempat dapat merusak lingkungan sekitar, tidak hanya lingkungan, hasil pembuangan sampah tersebut juga menimbulkan bau serta gangguan yang dapat di alami oleh masyarakat setempat

3.   Polusi udara (Cerobong asap, asap kendaraan, dll)
                  Selain kerusakan lingkungan akibat limbah dan pemborosan energy, suatu industry juga akan menghasilkan polusi udara yang di akibatkan dari hasil pembakaran yang di buang melalui cerobong, hal ini tentu saja berdampak besar bagi kelangsungan makhluk hidup di sekitar dan juga berpangaruh besar terhadap isu global warming.

4.      Penggunaan mesin yang tidak sesuai standar (factor mesin)
                  Terkadang pihak perusahaan tidak terlalu memikirkan standar dari mesin atau peralatan yang di gunakan untuk operasional, banyak di antara mesin yang sudah tua, hal ini mempunyai efek terhadap pemakaian energy, semakin tua suatu mesin maka penggunaan energy akan semakin besar, di akibatkan kondisi mesin yang terlalu di paksakan untuk berkerja

C. penyebab  masalah
            Setiap apapun yang terjadi di muka bumi ini tidak semua bisa di sebbakan oleh factor alam, namun di lain pihak kerusakan dan pencemaran lingkungan sepenuhnya dapat di katakan akibat dari perbuatan manusia itu sendiri.
            Berbagai industry selain menghasilkan produk yang di butuhkan manusia juga menghasilkan buangan atau limbah serta juga pemborosan energy yang di keluarkan setiap harinya, sehingga apabila ini terus terjadi dalam waktu jangka yang panjang akan mengakibatkan terancam nya kehidupan manusia seperti kehabisan bahan dasar energi dan juga kerusakan lingkungan lain nya.
Ada dua  faktor yang memicu kerusakan lingkungan, yaitu :
1.      Manusia
Manusia sebagai pemegang kontrol terhadap setiap aktifitas bisa dikatkan menjadi penyebab utama atas kerusakan yang terjadi di muka bumi.
Banyak factor-faktor kerusakan akibat kelalian yang di lakukan oleh manusia, baik itu di dalam kehidupan sehari-hari maupun di dalam suatu pekerjaan. Dalam penggunaan energy manusia sering tidak menghiraukan hal-hal sepele yang di anggap tidak berpengaruh terhadap energy bumi, contohnya antara lain 

a.       Sering menghidupkan peralatan elektronik secara terus menerus tanpa henti
b.      Di perkantoran kebanyakan kantor sering membiarkan karyawan nya menggunakan peralatan kantor bukan untuk keperluan perkantoran
c.       Menggunakan kendaraan secara berlebihan (pemborosan minyak)
d.      Kebiasaan manusia yang tidak menetap dan pemborosan minyak kendaraan
e.       Pada saat sekarang semakin banyak warung kopi di aceh khususnya dapat menimbulkan penggunaan listrik secara berlebihan.
f.       Kurang nya kesadaran diri dan kurang ketatnya peraturan management di suatu perkantoran atau industry.

Dalam hal limbah atau polusi
a.       Dengan semakin banyak nya kendaraan, semakin tinggi pula energy yang di habiskan dan semakin banyak timbul polusi udara.
b.      Limbah rumah tangga memicu terjadi nya banjir dan bau
c.       Limbah industry juga akan merusak lingkungan sekitar

2.      Faktor Mesin

Selain managerial dari manusia, dampak kerusakan lingkungan dan pemborosan energy juga di akibatkan oleh peralatan. Ini di sebabkan masih adanya pengoperasian perlatan yang sudah tidak layak pakai, untuk keadaan mesin yang sudah tua sehingga dari mesin tersebut akan menimbulkan kebisingan, dan juga energy tambahan.

D. Penanggulangan Masalah

Dari sedikit uraian di atas dapat di simpulkan bahwa sebagian besar masalah terjadi di karenakan kurang nya kesadaran diri untuk menghemat dan menjaga lingkungan sekitar.

Ada beberapa cara penenggulangan masalah energi untuk menjaga dan melindungi bumi dari kerusakan, antara lain :
            Factor manusia
a.       Membentuk perilaku dan kebiasaan diri untuk menggunakan listrik saat diperlukan, secara bergantian, dan tidak berlebihan.
b.      Mematikan televisi, komputer atau lampu jika sudah tidak digunakan.
c.       Mengefesiensikan pemakaian energy di tempat-tempat umum seperti pemotongan jam buka tempat umum (warung kopi, pertokoan, dll)
d.      Pemerintah meyediakan fasilitas kendaraan umum massal secara efektif dan efisien
e.       Mengembangkan dan melakukan penelitian untuk energi alternatif, misalnya energi biodiesel.
f.       Pendidikan pengetahuan lingkungan
g.      Manajemen Energi
Faktor mesin
a.       Menggunakan alat rumah tangga atau kantor yang bersifat hemat energi dan ramah lingkungan
b.      Subtitusi peralatan yang sudah tidak layak di pergunakan
c.       Menjaga mesin agar tetap bagus dan lancer

Pemanfaatan limbah dan energy bumi
Untuk penanggulangan limbah di khususkan terhadap management yang baik untuk penanggulangan pembuangan limbah akhir serta juga bisa memanfaatkan energy alternatif, ada beberapa hal yang bisa di lakukan, antara lain :
a.        Energy biogas
            Limbah-limbah yang sudah tidak di perlukan lagi masih bisa di lakukan daur ulang untuk keperluan lain, seperti energy biogas untuk keperluan memasak.
b.      Sollar cell
Yaitu energy yang di dapatkan dari pemanfaatan panas matahari untuk keperluan sehari hari, seperti menghidupkan lampu, dan lain sebagainya, sehingga dapat menghemat energi dari minyak bumi dan listrik.

c.       Pemanfaatan energi dari angin
Selain matahari, masih banyak yang bisa di lakukan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari yang di dapati dari energi alternative lain, yaitu energi angin untuk mendapatkan energi dari hembusan angin. Contohnya sperti kincir angin.

d.      Pemanfaatan air untuk energi
Energi ini di gunakan pada air yang sedang mengalir, yaitu dengan cara memutar roda dengan dorongan aliran air sehingga bisa memberikan energi untuk keperluan menggantikan litsrik, contoh kincir air.

E. Kesimpulan
            Untuk menjawab pertanyaan 5 W 1 H dari uraian di atas maka dapat di simpulkan bahwa :
1.      Apa Masalah
Semakin hari bumi semakin terasa panas dan energi yang tersimpan dari dalam bumi etrus terkuran, akibatnya untuk masa yang akan datang akan timbul masalah yang di sebabkan oleh pemborosan dan perusakan lingkungan yang terjadi akibat kelalaian manusia pada zaman skrg ini.
2.      Mengapa terjadi
Semua yang terjadi di akibatkan oleh kelalaian dari manusia yg menjadi tokoh utama mengatur keberlangsungan kehidupan di bumi, akibat dari pemborosan energi serta kerusakan lingkungan akibat polusi dan limbah, energi yang terus di ambil tidak dapat di perbaharui kembali.
3.      Siapa penyebab
Ada dua factor yang menjadi penyebab :
A.    Manusia 80%\
B.     Mesin 20%
4.      Kapan
Kerusakan lingkungan terjadi di saat manusia telah kehilangan kesadaran untuk melindungi bumi dari kerusakan akibat ulah manusia yang terus melakukan hal-hal yang terlihat sepele ( boros energi) dan (management industry yang kurang professional) yang akan berakibat fatal untuk kedepan nya

5.      Dimana
Industri dan juga dalam kehidupan sehari-hari dalam melakukan kegiatan.

6.      Bagaimana cara penanggulangan nya
Untuk mengetahui cara penanggulangan nya di kembailkan kembali kepada daya piker manusia tersebut berusaha mencari ide kreatif untuk energi alternative yang bisa di pergunakan mengganti energi bumi yang terus berkurang dan tidak bisa di perbaharui kembali.
Selain itu perlunya melakukan upaya penyadaran dan kesadaran diri bagi setiap individu untuk melakukan hal yang berguna tanpa menguras energi dari bumi.





0 komentar:

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!