Presiden Amerika Serikat (AS) ke-39 Jimmy Carter membuat tulisan di Suratkabar
New York Times tentang pemerintahan Barrack Obama. Tulisan itu berjudul
"Sebuah Catatan Kejam dan Luar Biasa." Dalam tulisannya, Carter kerap
mengkritisi catatan HAM AS di bawah kepemimpinan Obama. Carter menganggap Obama
selalu terlibat dalam aksi pembunuhan yang sangat bertentangan dengan moral.
Jimmy Carter menilai, pemerintahan AS yang
dipimpin oleh Barack Obama kerap melakukan pelanggaran hukum, termasuk
pembunuhan terhadap warganya. Mereka juga dituduh sering menahan warga AS yang
dianggap mengancam.
Selain penahanan dan pembunuhan, Carter menyoroti
kebijakan Obama dalam operasi pesawat pengebom tak berawak yang ditujukan untuk
memburu kelompok militan. Carter mengatakan, operasi itu justru sering
menewaskan warga sipil dan anak-anak yang tidak berdosa.
Isu penjara Guantanamo di Kuba juga menjadi
perhatian Carter. Menurutnya, 169 tahanan di penjara tersebut tidak diberikan
kebebasan yang cukup. Mereka juga disiksa dengan metode penyiksaan yang cukup
kejam yaitu, waterboarding. Selain itu,
kekerasan seksual pun menjadi senjata yang digunakan oleh sipir penjara
terhadap para tersangka. (okezone)












0 komentar:
Posting Komentar