Bukan rahasia umum jika pembangunan Masjid dan
Pusat Kebudayaan Islam di Ground Zero, New York, Amerika Serikat (AS) telah
mendapat pertentangan sejak lama. Namun, menurut Imam Masjid Al-Fara, Feisal
Abdul Rauf tidak sedikit pula warga AS yang mendukung pembangunan tersebut.
"Kendati mengalami banyak pertentangan, pembangunan Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam di Ground Zero ini juga mendapat banyak dukungan dari masyarakat AS termasuk diantaranya walikota New York serta sejumlah umat Yahudi. Presiden Obama bahkan telah menyatakan dukungannya terhadap pembangunan ini," ujar Imam Masjid Al-Fara New York Feisal Abdul Rauf di @america Jakarta, Kamis, (28/6/2012).
Menurut Imam Feisal dukungan Presiden Obama atas pembangunan Masjid dan Pusat Kebudayaan AS ini sekaligus mempertegas dukungannya terhadap kebebasan umat beragama di AS.
Sebelumnya dikabarkan sekelompok warga Muslim New York berencana mendirikan sebuah Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam di sebuah tempat yang terletak dua blok dari Ground Zero. Ground Zero sendiri adalah sebutan bagi reruntuhan Gedung World Trade Center (WTC) yang menjadi target serangan teroris pada 11 September 2001 lalu.
"Di AS ada nilai-nilai demokrasi yang bisa dicontoh diseluruh dunia. Karena itu beberapa dialog agama yang penting diselenggarakan di AS, banyak pihak yang juga berharap bahwa dialog yang sama terjadi di seluruh dunia," tutur Imam Feisal.
Pernyataan Imam Feisal ini muncul dalam diskusi yang digelar oleh Kedutaan Besar AS untuk Indonesia. Diskusi dengan tema "What's Right with Islam is What's Right with America: Discussing Islam in the United States ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman antar Muslim AS dan Indonesia (okezone)












0 komentar:
Posting Komentar