Kipasbis -Seperti apakah
karakteristik orang-orang Yahudi dalam al Qur’an sehingga mereka sanggup
menguasai dunia ? kita semua tentu tahu bahwa sektor-sektor strategis kehidupan
manusia selalu orang Yahudi yang menguasainya. Untuk itu, mari kita lihat
firman Allah SWT dalam beberapa ayat berikut tentang orang-orang Yahudi, yang
artinya :
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang
yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah
orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al-Maidah: 82)
“Maka disebabkan kedzaliman
orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik
(yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi
(manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan mereka memakan riba, padahal
sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta
orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang
kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.” (QS. Al-Nisa’: 160-161)
“Hai Rasul, hendaknya janganlah kamu
disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu
di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: “Kami telah
beriman”, padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang
Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan
amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang
kepadamu; mereka merobah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya.
Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah dirubah-rubah oleh mereka)
kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka
hati-hatilah” Barang siapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka
sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatu pun (yang datang) daripada Allah.
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka.
Mereka memperoleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka memperoleh siksaan
yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong dan
banyak memakan yang haram.” (QS. Al-Maidah: 41-42)
“Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu
menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada)
hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka
sungguh-sungguh bukan orang yang beriman. Sesungguhnya Kami telah menurunkan
Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang
dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang
menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta
mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka
menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia,
(tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga
yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan
Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Maidah: 43-44)
“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan
Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah
yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian),
tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia
kehendaki.” (QS. Al-Maidah: 64)
“Sesungguhnya Kami telah mengambil
perjanjian dari Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul.
Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak
diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka
dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh. Dan mereka mengira bahwa tidak
akan terjadi suatu bencana pun (terhadap mereka dengan membunuh nabi-nabi itu),
maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima tobat
mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha
Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Maidah: 71-72)
“Telah dilaknati orang-orang kafir
dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu,
disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu
tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah
apa yang selalu mereka perbuat itu.” (QS. Al-Maidah: 78-79)
“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani)
yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka
mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka
menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 146)
Dari ayat-ayat diatas, bisa dilihat
bahwa orang-orang Yahudi secara umum ternyata memiliki karakteristik yang tidak
jauh berbeda dengan iblis, diantaranya :
· Paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang
beriman
· Dzalim
· Menghalangi (manusia) dari jalan Allah
· Pemakan riba, pemakan harta orang dengan jalan yang batil, banyak memakan yang haram.
· Pendusta & senang dengan kebohongan
· Berpaling dari hukum Allah
· Bukan orang yang beriman
· Kaum yang dilaknat
· Mendustakan dan membunuh rasul-rasul
· Durhaka dan selalu melampaui batas
· Senang berbuat mungkar
· Perbuatannya selalu buruk
· Pengecut & suka menyembunyikan kebenaran
Jadi dengan karakteristik seperti itu
nampaknya sangat wajar jika orang-orang Yahudi sanggup menguasai dan
mempengaruhi dunia, dan juga sangat bersesuaian dengan firman-Nya berikut, yang
artinya :
“Dan sebahagian besar manusia tidak
akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya (supaya mereka beriman)”
(Q.S Yusuf, 12:103)
“Dan sesungguhnya Kami jadikan (isi
neraka Jahannam) kebanyakan dari Jin dan Manusia. Mereka mempunyai hati tetapi
tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah). Mereka mempunyai mata
(tetapi) tidak digunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah). Mereka
mempunyai telinga (tetapi) tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah).
Mereka itu bagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah
orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf: 179).(materiislam)













0 komentar:
Posting Komentar