Jumat, 27 Juli 2012

Jejak organisasi Zionis di Bumi Aceh


Dalam sebuah pidatonya, Samuel Zwemmer, tokoh Yahudi, dalam konfrensi Missi di Yerusalem, 1935 mengatakan :

"Misi utama kita bukanlah menjadikan kaum muslimin beralih agama menjadi orang Kristen atau Yahudi, tapi cukuplah dengan menjauhkan mereka dari Islam…Kita jadikan mereka sebagai generasi muda Islam yang jauh dari Islam, malas bekerja keras, suka berfoya-foya, senang dengan segala kemaksiatan, memburu kenikmatan hidup, dan orientasi hidupnya semata untuk memuaskan hawa nafsunya”.

Armada VOC
Awal jejak Zionisme di Aceh

Mungkin bnayak yang telah membahas tentang Gerakan Zionisme dan orang-orang Yahudi yang muncul di Aceh, Gerakan Zionisme dan orang-orang Yahudi yang muncul di Aceh, bisa diteliti pergerakannya di bumi Serambi Mekkah ini saat Vereenigde Oostindsche Company(VOC) menjejakkan kakinya ke Aceh.Sesampainya di Aceh, mereka juga tidak lupa untuk membangun sebuah Loge/Loji yang dijadikan sebagai sarana beribadah dan menjadi tempat rapat sekaligus menjadi tempat merumuskan agenda kerja VOC. Loji ini sendiri bernama Prins Frederic yang digunakan sejak tahun 1878.

Loji ini dipakai oleh Vritmeselarij atau Freemasonry, sebuah organisasi Zionis Yahudi berpengaruh dunia setelah Illuminati, yang juga kebanyakannya bekerja di pemerintahan kolonial Hindia Belanda atau VOC. Menurut Artawijaya (2010), yang diketahui sebagai aktivis Loji Prins Frederic ini adalah Bro. (Brother, pen) H.C Teunissen.

Loge/loji tempat anggota


Madam Blavatsky
loji ini juga dipakai oleh gerakan Theosofi atau gerakan kebathinan Yahudi yang dicetus oleh Madame Blavatsky dan berdiri resmi di Adhyar, India pada 3 April 1905. Loji-loji Freemasonry juga sering digunakan oleh kelompok Theosofi untuk mengadakan ceramah dan ritual khas mereka.

“Ini disebabkan karena kebanyakan anggota Freemasonry adalah sekaligus juga anggota Theosofi,” Artawijaya menjelaskan di dalam bukunya “Gerakan Theosofi di Indonesia.”

Snouck Hurgronje
Snouck Hurgronje seorang orientalis yang juga sempat bertugas di Aceh bisa jadi juga sebagai kaki tangan kelompok yang satu ini. Karena seperti kita ketahui bersama Snouck memiliki misi untuk menghapuskan Islam di Aceh atau setidaknya menjadikannya hanya sebagai ritual atau ibadah semata. Fungsi Jihad dihilangkan sama sekali dalam jiwa rakyat Aceh. Dan hal ini sesuai dengan misi kedua gerakan Kabbalis ini (Freemason dan Theosofi). Selain itu juga, Snouck juga bertugas merekrut para anak muda pribumi dan mempengaruhi pola pikir mereka. Dan hal ini berhasil, Snouck berhasil mendorong para pemuda itu untuk menaruh minat kepada pendidikan dan kebudayaan barat.

Gerakan Zionis dalam simbul – di Bumi Atjeh

Begitu banyak simbol-simbol ataupun gambar-gambar benda-benda diatas yang membentuk simbol-simbol Yahudi. Sebut saja logo Bintang David dan Mata Horus atau The All Seeing Eye. Sekurang-kurangnya ada dua gedung yang memakai simbol ini, yakni, 

Hermes Palace’s Hotel dan Aceh Eye Center. Dan pada produk pakaian yang beredar di Aceh antara lain pada produkProShop, baik logonya yang bergambar kepala Setan (yang biasanya dijadikan simbol musik rock metal) maupun gambar-gambar grafisnya yang ada pada t-shirtnya maupun topinya. Gambar-gambar tengkorak organisasi ekslusif Kabbalah di Universitas Yale, Skull n Bones dengan sangat mudah kita dapatkan menempel di baju maupun tas kawula muda Aceh. Belum lagi simbol-simbol LSM-LSM ataupun NGO-NGO asing yang pernah membantu proses rehab-rekon pasca musibah internasional tsunami di Aceh tahun 2004 lalu. Contoh seperti Simbol triple-six 666, One-Eye & Laut Terbelah ada di Museum Tsunami Aceh.



apalah arti sebuah simbol sehingga harus kita, umat Islam, harus mempermasalahkannya. Masih banyak hal lain yang mesti dikaji. Dari buku “54 Cara Hancurkan Israel” dijelaskan kalau ternyata peran simbol-simbol Zionis Israel ini juga penting bagi kelangsungan hidup negeri penjajah itu. Karena ini adalah salah satu bagian dari alat propaganda mereka. Singkatnya, dengan memakai simbol-simbol Zionis Israel tersebut baik pada tas, topi, pakaian, dan lain sebagainya, maka, kita secara tidak langsung telah mendukung eksistensi negara teroris itu di Palestina dan juga secara tidak langsung kita, umat Islam, telah menyiratkan rasa bangga memakai simbol-simbol negara teroris pembunuh bayi-bayi Palestina tersebut.

Orgaisasi  Zionis yang pernah singgah di bumi Aceh

Organisasi charitas Zionis Yahudi seperti Lion Club dan Rotary Club juga pernah “bergentayangan” di bumi Aceh. Dari beberapa literatur disebutkan bahwa kedua organisasi ini adalah milik Freemasonry.
Lion club And Rotary Club
Rotary Club merupakan organisasi charitas ekslusif. “Disebut eksklusif, karena charter Rotary Club secara eksplisit membatasi jumlah anggotanya sesuai dengan jumlah bidang bisnis dan profesi yang ada pada masyarakat setempat. Rotary Club mengadakan konvensi tahunan yang laporan anualnya menjadi bahan masukan untuk bahan pengembangan strategi bagi gerakan Freemasonry Internasional.” Tentu saja pernyataan ini bisa dijadikan landasan persamaan terhadap kegiatan Lion Club.(ZA Maulani, Kabakin Intelijen Indonesia)

Lantas adakah kota di Kutaraja ini yang dijadikan basis mereka, Daerah itu adalah Blower. Dahulu, masyarakat Aceh mengenalnya dengan nama Bulchover, yaitu nama pemilik perkebunan ini yang tak lain tak bukan adalah seorang berkebangsaan Belanda. Dan tak tertutup kemungkinan kalau Bulchover ini adalah beragama Yahudi.
.
Dalam Pemerintahan

Di dalam pemerintahan Gubernur Irwandi Yusuf sendiri hadir orang Asing yang menjadi penasehatnya. Sebut saja LeRoy Hollenbeck. Pria asal Amerika Serikat (AS) ini telah lama hadir di dalam Pemerintahan Aceh, semenjak Pj Gubernur Azwar Abu Bakar. LeRoy awalnya bekerja di BRR NAD-Nias kemudian diperbantukan di Pemda Aceh (Modus Aceh, Februari 2008). LeRoy juga diduga agen intelijen AS, CIA (Central Intelijen Agency) untuk Aceh. Selain LeRoy, tercatat ada tiga lainnya yang bersama Gubernur Irwandi. Seperti Reenata Korber (warga Austria), William Ozkaptan yang bertindak sebagai Koordinator Badan Narasumber Damai Aceh atau Aceh Peace Resource Center (APRC). Ia juga warga AS. Yang membuat aneh adalah hadirnya seorang pria asal Australia bernama Dr Damien Kingsbury.

Tanggal 27 Maret 2008, Tabloid Intelijen menurunkan sebuah laporannya tentang sebuah operasi intelijen internasional bernama Hawk Eye. operasi ini bakal digelar disini yang berbasis di Pulau Weh, Sabang. operasional rutin armada tanpa pangkalan yang permanen membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan penuh resiko. “CIA, Mossad, M11, dan Scotland Yard berusaha merancang titik-titik Hawk Eye, lanjut Intelijen.

pengelolaan Pelabuhan Bebas Sabang ini dipegang oleh Dublin Port Company (DPC), zin yang dikantongi oleh perusahaan asal Irlandia ini bisa saja dijadikan alasan untuk berkomplot melaksanakan operasi ini dengan keempat badan intelijen asing tersebut.

Aceh sendiri termasuk provinsi di Indonesia yang paling kaya akan sumberdaya alamnya, Dan AS sendiri adalah negara yang langsung tanggap memberi pertolongan kepada Aceh saat negeri ini disapu gelombang tsunami, Dan, AS sendiri adalah negara yang paling berdarah tangannya dalam menyerang negeri muslim, seperti Irak, Afghanistan dan Palestina  Dalam setiap pertolongannya, negeri dua wajah seperti AS dan juga negeri-negeri penjajah lainnya selalu disertai dengan misi lain, yakni menguasai sumberdaya sebuah negeri calon jajahannya tersebut. Kasus Irak bisa kita ambil contoh. Misi sebenarnya AS menyerang Irak, seperti diketahui oleh masyarakat dunia, bukanlah senjata pemusnah massal, tapi adalah minyak Apakah hal ini juga berlaku untuk Aceh, khususnya dan Indonesia, umumnya? Bisa jadi, karena bagi Barat tak ada yang namanya makan siang yang gratis! (No free lunch!).

Sayangnya, banyak umat yang masih tidak percaya gerakan Zionis-Yahudi. Bahkan sebagian kaum Muslimin memandang tudingan gerakan Zionis-Yahudi sebagai sesuatu yang mengada-ada. Padahal, dampak dari gerakan Zionis ini sangatlah merugikan kaum Muslimin bahkan umat manusia.

-infosaya.meugah.
-notmisterjeckyll.wordpress.
-zionisyahudi.blogspot
-acehloensayang




1 komentar:

untuk itu mari sama- sama kita tingkatkan ukuwah islamiah dan saling ingat mengingatkan agar kaum jahudi laknatullah tidak bisa semena-mena terhadap kita orang muslim dan yang paling penting adalah adanya gerakan - gerakan generasi islam yang terus kita suarakan dgn mengaktifkan remaja masjid serta pengajian remaja itu yang segera yg harus dilakukan pemerintah daerah kita agar terhindar dari pengaruh bangsa yahudi

Posting Komentar

Berbagi klik disini

Twitter Facebook Digg

 

Assalamualaikum Syehdara

Silahkan Join jika ingin berbagi pengetahuan

Untuk sementara forum belum tersedia

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!