Dalam sebuah pidatonya, Samuel Zwemmer,
tokoh Yahudi, dalam konfrensi Missi di Yerusalem, 1935 mengatakan :
"Misi utama kita bukanlah menjadikan kaum muslimin beralih agama
menjadi orang Kristen atau Yahudi, tapi cukuplah dengan menjauhkan mereka dari
Islam…Kita jadikan mereka sebagai generasi muda Islam yang jauh dari Islam,
malas bekerja keras, suka berfoya-foya, senang dengan segala kemaksiatan,
memburu kenikmatan hidup, dan orientasi hidupnya semata untuk memuaskan hawa
nafsunya”.
![]() |
| Armada VOC |
Awal jejak Zionisme di Aceh
Mungkin bnayak
yang telah membahas tentang Gerakan Zionisme dan orang-orang Yahudi yang muncul
di Aceh, Gerakan Zionisme dan orang-orang Yahudi yang
muncul di Aceh, bisa diteliti pergerakannya di bumi Serambi Mekkah ini saat Vereenigde Oostindsche
Company(VOC) menjejakkan kakinya ke Aceh.Sesampainya di Aceh, mereka juga
tidak lupa untuk membangun sebuah Loge/Loji yang dijadikan sebagai sarana
beribadah dan menjadi tempat rapat sekaligus menjadi tempat merumuskan agenda
kerja VOC. Loji ini sendiri bernama Prins Frederic yang digunakan sejak tahun
1878.
Loji ini dipakai oleh Vritmeselarij atau Freemasonry, sebuah organisasi
Zionis Yahudi berpengaruh dunia setelah Illuminati, yang juga kebanyakannya
bekerja di pemerintahan kolonial Hindia Belanda atau VOC. Menurut Artawijaya
(2010), yang diketahui sebagai aktivis Loji Prins Frederic ini adalah Bro.
(Brother, pen) H.C Teunissen.
![]() |
| Loge/loji tempat anggota |
![]() |
| Madam Blavatsky |
loji ini juga
dipakai oleh gerakan Theosofi atau gerakan kebathinan Yahudi yang dicetus oleh
Madame Blavatsky dan berdiri resmi di Adhyar, India pada 3 April 1905. Loji-loji
Freemasonry juga sering digunakan oleh kelompok Theosofi untuk mengadakan
ceramah dan ritual khas mereka.
“Ini
disebabkan karena kebanyakan anggota Freemasonry adalah sekaligus juga anggota
Theosofi,” Artawijaya menjelaskan di dalam bukunya “Gerakan Theosofi di
Indonesia.”
![]() |
| Snouck Hurgronje |
Snouck
Hurgronje seorang orientalis yang juga sempat bertugas di Aceh bisa jadi juga
sebagai kaki tangan kelompok yang satu ini. Karena seperti kita ketahui bersama
Snouck memiliki misi untuk menghapuskan Islam di Aceh atau setidaknya
menjadikannya hanya sebagai ritual atau ibadah semata. Fungsi Jihad dihilangkan
sama sekali dalam jiwa rakyat Aceh. Dan hal ini sesuai dengan misi kedua
gerakan Kabbalis ini (Freemason dan Theosofi). Selain itu juga, Snouck juga
bertugas merekrut para anak muda pribumi dan mempengaruhi pola pikir mereka.
Dan hal ini berhasil, Snouck berhasil mendorong para pemuda itu untuk menaruh
minat kepada pendidikan dan kebudayaan barat.
Gerakan Zionis
dalam simbul – di Bumi Atjeh
Begitu banyak
simbol-simbol ataupun gambar-gambar benda-benda diatas yang membentuk
simbol-simbol Yahudi. Sebut saja logo Bintang David dan Mata Horus atau The All Seeing Eye.
Sekurang-kurangnya ada dua gedung yang memakai simbol ini, yakni,
Hermes
Palace’s Hotel dan Aceh Eye Center. Dan pada produk pakaian yang beredar di
Aceh antara lain pada produkProShop, baik logonya yang bergambar kepala Setan (yang
biasanya dijadikan simbol musik rock metal) maupun gambar-gambar grafisnya yang
ada pada t-shirtnya maupun topinya. Gambar-gambar tengkorak organisasi ekslusif
Kabbalah di Universitas Yale, Skull n Bones dengan sangat mudah kita dapatkan
menempel di baju maupun tas kawula muda Aceh. Belum lagi simbol-simbol LSM-LSM
ataupun NGO-NGO asing yang pernah membantu proses rehab-rekon pasca musibah
internasional tsunami di Aceh tahun 2004 lalu. Contoh seperti Simbol triple-six 666, One-Eye &
Laut Terbelah ada di Museum Tsunami Aceh.
apalah arti
sebuah simbol sehingga harus kita, umat Islam, harus mempermasalahkannya. Masih
banyak hal lain yang mesti dikaji. Dari buku “54 Cara Hancurkan Israel” dijelaskan kalau
ternyata peran simbol-simbol Zionis Israel ini juga penting bagi kelangsungan
hidup negeri penjajah itu. Karena ini adalah salah satu bagian dari alat propaganda
mereka. Singkatnya, dengan memakai simbol-simbol Zionis Israel tersebut baik
pada tas, topi, pakaian, dan lain sebagainya, maka, kita secara tidak langsung
telah mendukung eksistensi negara teroris itu di Palestina dan juga secara
tidak langsung kita, umat Islam, telah menyiratkan rasa bangga memakai
simbol-simbol negara teroris pembunuh bayi-bayi Palestina tersebut.
Orgaisasi Zionis yang pernah singgah di bumi Aceh
Organisasi
charitas Zionis Yahudi seperti Lion Club dan Rotary Club juga pernah
“bergentayangan” di bumi Aceh. Dari beberapa literatur disebutkan bahwa kedua
organisasi ini adalah milik Freemasonry.
![]() |
| Lion club And Rotary Club |
Rotary Club
merupakan organisasi charitas ekslusif. “Disebut eksklusif, karena charter
Rotary Club secara eksplisit
membatasi jumlah anggotanya sesuai dengan jumlah bidang bisnis dan profesi yang
ada pada masyarakat setempat. Rotary Club mengadakan konvensi tahunan yang laporan anualnya
menjadi bahan masukan untuk bahan pengembangan strategi bagi gerakan
Freemasonry Internasional.” Tentu saja pernyataan ini bisa dijadikan landasan
persamaan terhadap kegiatan Lion Club.(ZA Maulani, Kabakin Intelijen Indonesia)
Lantas
adakah kota di Kutaraja ini yang dijadikan basis mereka, Daerah itu
adalah Blower. Dahulu, masyarakat Aceh mengenalnya dengan nama Bulchover, yaitu
nama pemilik perkebunan ini yang tak lain tak bukan adalah seorang
berkebangsaan Belanda. Dan tak tertutup kemungkinan kalau Bulchover ini adalah
beragama Yahudi.
.
Dalam
Pemerintahan
Di dalam
pemerintahan Gubernur Irwandi Yusuf sendiri hadir orang Asing yang menjadi
penasehatnya. Sebut saja LeRoy Hollenbeck. Pria asal Amerika Serikat (AS) ini
telah lama hadir di dalam Pemerintahan Aceh, semenjak Pj Gubernur Azwar Abu
Bakar. LeRoy awalnya bekerja di BRR NAD-Nias kemudian diperbantukan di Pemda
Aceh (Modus Aceh, Februari 2008). LeRoy juga diduga agen
intelijen AS, CIA (Central Intelijen Agency) untuk Aceh. Selain LeRoy, tercatat
ada tiga lainnya yang bersama Gubernur Irwandi. Seperti Reenata Korber (warga
Austria), William Ozkaptan yang bertindak sebagai Koordinator Badan Narasumber
Damai Aceh atau Aceh Peace Resource Center (APRC). Ia juga warga AS. Yang membuat aneh adalah
hadirnya seorang pria asal Australia bernama Dr Damien Kingsbury.
Tanggal 27
Maret 2008, Tabloid Intelijen menurunkan sebuah laporannya tentang
sebuah operasi intelijen internasional bernama Hawk Eye. operasi
ini bakal digelar disini yang berbasis di Pulau Weh, Sabang. operasional
rutin armada tanpa pangkalan yang permanen membutuhkan biaya yang sangat tinggi
dan penuh resiko. “CIA, Mossad, M11, dan Scotland Yard berusaha
merancang titik-titik Hawk Eye, lanjut Intelijen.
pengelolaan
Pelabuhan Bebas Sabang ini dipegang oleh Dublin Port Company (DPC), zin
yang dikantongi oleh perusahaan asal Irlandia ini bisa saja dijadikan alasan
untuk berkomplot melaksanakan operasi ini dengan keempat badan intelijen asing
tersebut.
Aceh sendiri
termasuk provinsi di Indonesia yang paling kaya akan sumberdaya alamnya, Dan AS
sendiri adalah negara yang langsung tanggap memberi pertolongan kepada Aceh
saat negeri ini disapu gelombang tsunami, Dan, AS sendiri adalah negara
yang paling berdarah tangannya dalam menyerang negeri muslim, seperti Irak,
Afghanistan dan Palestina Dalam
setiap pertolongannya, negeri dua wajah seperti AS dan juga negeri-negeri
penjajah lainnya selalu disertai dengan misi lain, yakni menguasai sumberdaya
sebuah negeri calon jajahannya tersebut. Kasus Irak bisa kita ambil contoh.
Misi sebenarnya AS menyerang Irak, seperti diketahui oleh masyarakat dunia,
bukanlah senjata pemusnah massal, tapi adalah minyak Apakah hal ini juga
berlaku untuk Aceh, khususnya dan Indonesia, umumnya? Bisa jadi, karena bagi
Barat tak ada yang namanya makan siang yang gratis! (No free lunch!).
Sayangnya, banyak umat yang masih
tidak percaya gerakan Zionis-Yahudi. Bahkan sebagian kaum Muslimin memandang
tudingan gerakan Zionis-Yahudi sebagai sesuatu yang mengada-ada. Padahal,
dampak dari gerakan Zionis ini sangatlah merugikan kaum Muslimin bahkan umat
manusia.
-infosaya.meugah.
-notmisterjeckyll.wordpress.
-zionisyahudi.blogspot
-acehloensayang



















1 komentar:
untuk itu mari sama- sama kita tingkatkan ukuwah islamiah dan saling ingat mengingatkan agar kaum jahudi laknatullah tidak bisa semena-mena terhadap kita orang muslim dan yang paling penting adalah adanya gerakan - gerakan generasi islam yang terus kita suarakan dgn mengaktifkan remaja masjid serta pengajian remaja itu yang segera yg harus dilakukan pemerintah daerah kita agar terhindar dari pengaruh bangsa yahudi
Posting Komentar