KIPASBIS.com - GELOMBANG Islamofobia atau prasangka anti-Muslim sudah terasa di Inggris lebih kuat dari sebelum Olimpiade London 2012 berlangsung. Apalagi setelah pesta olahraga ini berlangsung, sistem keamanan polisi ditingkatkan dengan dalih memerangi terorisme.
Sementara kaum Muslim adalah korban utama dari kebencian rasial dan teror di masyarakat Inggris, sekarang dalam perisitiwa yang paling signifikan di dunia olahraga. Sekali lagi, para korban ini dianggap sebagai tersangka dan jari telah menunjuk mereka.
Pemerintah Inggris telah membuat pesawat anti rudal di ruang terbuka dan di atap bangunan apartemen sekitar London dengan dalih mengamankan Olimpiade. Selain itu, jet tempur berkekuatan super telah ditempatkan di lapangan udara Northholt dekat ibukota.
Sebelumnya pada bulan Juli, Associated Press melaporkan bahwa dua orang Muallaf Inggris, yang ditangkap setelah perjalanan kano di dekat lokasi Olimpiade di London timur, akhirnya dibebaskan tanpa tuduhan.
Menurut sebuah proyek yang bernama TELL MAMA, korban utama serangan Islamofobia di Inggris adalah perempuan Muslim. Terutama mereka yang mengenakan jilbab.
Apakah Olimpiade musim panas di London menyampaikan pesan perdamaian, kesetaraan dan non-diskriminasi? Atau acara ini menjadi sumber ketidakadilan, diskriminasi dan permusuhan terhadap orang-orang?
[islampos]













0 komentar:
Posting Komentar